Loka Batik

Batik. Ethnic Outfits. Cultural Creative Product

BATIK MOTIFS

KATALOG

( The Catalog)

BATIK  MOTIF JAWA KUNO

(Ancient Java Batik Pattern)


SARUNG DLORONG BUKETAN PEKALONGAN – TAHUN 1915

( Hip Wrapper – Dlorong Buketan Pekalongan )

 

Sarung Dlorong Buketan pekalongan - 1915

 

Motif ini pertama kali di populerkan oleh Oei Khing Liem di Pekalongan pada tahun 1915. Karena biasa dibuat dalam bentuk sarung, orang-orang pada zamannya sering menyebutnya sebagai sarung dlorong buketan (buket bunga)
Kini,  motif ini kembali hadir di hadapan sahabat semua, tentu saja dengan sentuhan LOKA Batik yang lebih personal.

 

 

Badan Sarung Dlorong Buketan pekalongan - 1915

Sarung Dlorong Buketan - Tampak dua sisi

Sarung Dlorong Buketan Pekalongan - 1915

Detail Bunga

Tampak Detail Bangau

Untuk Pemesanan dan Informasi lebih lanjut hubungi kami.

(for further information and order please contact us)

 

SOGA TIGA NEGERI

 

 

Batik Historis Soga Tiga Negeri

Kita pasti sudah sering mendengar sebuah cerita klasik mengenai motif tiga negeri. Salah satu maha karya batik dan master piece di zamannya. Sebuah motif yang menggambarkan tiga budaya Tioghoa, Belanda, dan Jawa dengan pewarnaan yang mencerminkan tiga negeri (pada zaman kolonial, daerah di sebut sebagai negeri) yaitu Lasem, Tuban dan pekalongan/Yogya ( leluhur pembatik pekalongan berasal dari Yogyakarta)

Motif “Tiga Negeri” adalah motif favourite bagi pembatik di zaman kolonial dan yang paling di cari oleh orang kaya pribumi waktu itu. Dan kali ini kami persembahkan sebuah koleksi kain batik tulis motif jawa kuno yang terinspirasi dari motif  historis tiga negeri dengan nuansa soga Jogja yang kental.

 

Batik Motif Tiga Negeri

LOKA Batik - Batik Motif Soga Tiga Negeri

LOKA Batik - Batik Motif Soga Tiga Negeri

Untuk Pemesanan dan Informasi lebih lanjut hubungi kami.

(for further information and order please contact us)


DJAWA HOKOKAI

Loka Batik : Motif Kuno Djawa Hokokai

Dalam perjalanan sejarah batik, terdapat satu jenis batik yang menarik untuk diketahui yaitu batik jawa hokokai. Situasi politik pada masa sulit, ketika Perang Dunia II terjadi, muncul gaya batik baru yang dinamai batik jawa Hokokai. Motif batik ini merupakan batik gaya baru yang dibuat para perajin batik pesisir pada masa pendudukan Jepang (1942-1945).

Keistimewaannya terletak pada kualitas pembuatannya yang menampakkan detil yang rumit dengan hiasan yang menutupi seluruh bahan kain. Batik tulis yang termasuk yang indah dari sederet gaya batik Jawa yang pernah ada. Motif yang ditampilkan adalah kupu-kupu dan kuncup bunga sakura dengan latar belakang corak Jawa tradisional seperti parang, kawung, dan sidomukti.  Ada yang berbentuk burung merak yang mengembangkan bulu ekor yang indah. Motif ini terkenal dengan sebutan merak ngigel. Semuanya dibentuk dari arsir garis halus dalam corak dan bentuk yang dikerjakan dengan sentuhan yang sangat halus.

Menurut Eiko Adnan Kusuma, -salah seorang pemilik koleksi tekstil terlengkap di Indonesia-, adanya motif kupu-kupu pada batik jawa hokokai kemungkinan besar akibat pengaruh dari Cina. Hal ini dapat dimaklumi karena perajinnya saat itu adalah pengusaha batik keturunan Cina. Mengapa motif kupu-kupu banyak diambil dalam corak batik hokokai? Ternyata para perajin dapat ilham dari cerita tradisional Cina yang terkenal ” Sam Pek Eng Tay. Kupu-kupu berperan dalam cerita itu. Sedangkan motif bunga sakura, teratai, krisan, serta burung merak mendapat pengaruh dari Jepang.

 

Loka Batik : Motif Kuno Djawa Hokokai

 

Loka Batik : Motif Kuno Djawa Hokokai

Loka Batik : Motif Kuno Djawa Hokokai

Untuk Pemesanan dan Informasi lebih lanjut hubungi kami.

(for further information and order please contact us)

LOKA BATIK :  Motif Spesial Persembahan dari kami…

( Our Special Motifs)

 

KIPAS PUSPALOKA


LOKA Batik : Motif Kipas Puspaloka

 

“Kipas Puspaloka” adalah salah satu motif spesial dari LOKA Batik. Melambangkan keanggunan dan kelembutan perempuan Indonesia yang terdiri dari beragam etnis dan suku bangsa.  Dengan kipas gaya klasik sebagai center of interest, dikelilingi bunga dan kupu mewakili motif-motif yang sering dijumpai pada jarek batik di jaman kolonial dan Jepang. Warna Pink berani dipadu pink lembut kearah salem menjadi trade mark motif “Kipas Puspaloka” yang menjadikannya semakin spesial.

Sahabat, harus memilikinya…😉

 

LOKA Batik - Kipas Puspaloka

LOKA BATIK : Kipas Puspaloka

Untuk Pemesanan dan Informasi lebih lanjut hubungi kami.

(for further information and order please contact us)